Covid-19 Bisa Timbulkan Gelombang Kerusakan Otak – Warta Kota

Last Updated on July 13, 2020 by

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA – Kalangan ilmuwan memperingatkan publik tentang kemungkinan adanya gelombang kerusakan otak akibat Covid-19.

Para ilmuwan memperingatkan tentang kemungkinan gelombang kerusakan otak terkait Covid-19, Rabu (8/7/2020).

Peringatan ini dikeluarkan ketika bukti baru menunjukkan Covid-19 dapat menyebabkan komplikasi neurologis yang parah.

Komplikasi itu termasuk peradangan, psikosis, dan delirium.

Kasus Baru Melonjak, Jokowi Minta Anak Buahnya Fokus Tangani Penyebaran Covid-19 di 8 Provinsi Ini

Pemindaian otak dari studi University College London, yang diterbitkan pada 8 Juli.

Sebuah studi yang dikerjakan para peneliti di University College London (UCL) menggambarkan, 43 kasus pasien Covid-19 menderita disfungsi otak sementara, stroke, kerusakan saraf atau efek otak serius lainnya.

Dikutip Tribunnews dari CNN, penelitian ini menambah studi terbaru yang juga menemukan penyakit ini dapat merusak otak.

98 Negatif Setelah Tes Swab Kedua, Pasien Positif Covid 19 di Secapa AD Tinggal 1.182 Orang

“Apakah kita akan melihat Covid-19 menyebabkan kerusakan otak?” kata Michael Zandi, dari UCL’s Institute Neurologi, yang ikut memimpin penelitian.

“Mungkin mirip dengan wabah ensefalitis lethargica pada 1920-an dan 1930-an, setelah pandemi influenza 1918, masih harus diamati lebih lanjut,” tambahnya.

Dampak Covid-19 pada otak disebut sangat memprihatinkan.

DKI Catat Rekor Tertinggi Kasus Baru Covid-19, Anies Baswedan: Jangan Sampai Kita Tarik Rem Darurat

Mengutip dari Channel News Asia, ahli saraf dan dokter spesialis otak mengatakan, bukti yang muncul tentang dampak Covid-19 pada otak sangat memprihatinkan.

Leave a Comment

×

Table of Contents