Ingin Buktikan Virus Corona itu Tipuan, Ahli Konspirasi Muda Meninggal Usai Buat Pesta Covid – Pikiran Rakyat

Last Updated on July 12, 2020 by

PIKIRAN RAKYAT – Tak percaya akan virus corona, seorang ahli teori konspirasi muda meninggal dunia karena positif Covid-19.

Sebelumnya, dia mencoba untuk terinfeksi virus dengan membuat ‘pesta Covid’ untuk membuktikan hal itu adalah tipuan.

Korban yang belum diketahui identitasnya tersebut, berusia 30 tahun dan berasal dari San Antonio, Texas.

Baca Juga: Klaim Anies Baswedan Soal Reklamasi Ancol, Mulai dari Penyelesaian Banjir Jakarta hingga Museum Nabi

Sebelum meninggal dunia, dia sempat berbicara dengan salah satu perawat mengenai penyesalannya setelah di uji positif Covid-19 dan dilarikan ke rumah sakit.

<!–

–><!–

googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-inarticle1’); });

–><!–

googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-InsideMR’); });

–>

loading…

“Tepat sebelum pasien meninggal, dia melihat perawat dan berkata ‘saya pikir saya membuat kesalahan, saya pikir ini hanya tipuan, tetapi sebenarnya tidak’,” ujar dr. Jane Appleby dari Methodist Healthcare, dikutip Pikiran-Rakyat.com dari laman Metro.co.uk.

Dr. Appleby juga mengungkapkan betapa terkejutnya dia ketika mendengar bagaimana korban Covid-19 menghadiri pesta dengan seseorang yang telah dites positif Covid-19.

Baca Juga: Buka Soal Penyelewengan Uang Penanganan Covid-19, Ketua KPK: Saya Ingatkan Kepada Calon Koruptor

Bahkan yang lebih membuat tak habis pikir adalah alasan dibalik perilaku tersebut, pasien melakukan itu sebagai upaya untuk menyangkal peringatan para ahli tentang bahaya yang ditimbulkan oleh virus corona.

Leave a Comment

×

Table of Contents